Sunday, August 16, 2015
Ini Para Pemain Musik dan Penari Bali Kesurupan
seadanya.info -Dalam satu buah festival seni Bali, serangan gaib utk mencelakai seniman telah lumrah berjalan di atas panggung. Tidak heran, para penari, penabuh gambelan, sinden, & dalang jadi korbannya, bungkam seribu bahasa.
bioskop303.com - free movie streaming FULL HD
Nada tiba-tiba hilang, kerongkongan terasa seret, & lidah terasa kaku buat berucap, kerap dialami para sinden & dalang yg berlaga di program bertema festival, seperti halnya dialami seseorang dalang Besar Anom Ranuara.
Ketika berlaga di festival gong kebyar di Pesta Kesenian Bali, kerongkongannya tiba-tiba seret, lidahnya terasa kelu & suaranya menghilang. Dirinya sadar bahwa aspek ini adalah tugas para dukun juga sebagai suporter tim lawan. Bersama meminta pertolongan penasihat spiritual tim supporter grupnya, kejadian itu dapat diatasi.
“Untung serentak diatasi pulih kembali,” kata Besar.
Tidak cuma itu, penari kelompok kesenian Gianyar serta mengalami nasib mirip. Dikala bangun dari posisi duduk di atas panggung, dirinya kehilangan keseimbangan. Sang penari terhuyung-huyung dulu terjatuh. maka jadi bahan tertawaan penonton.
Pasti saja, factor ini memengaruhi kekompokan aktivitas kelompok penari tersebut, maka mengurangi nilai yg diberikan para penilai.
Kejadian seperti ini bukan rahasia lagi dalam suatu perhelatan festival seni, maka tim-tim yg berlaga membentengi dia bersama kemampuan gaib. Tak cuma bersama memohon perlindungan di tempat-tempat angker, namun serta memboyong para dukun, balian, & pemangku buat menjaga tim tersebut.Kejadian ini selain berjalan dalam event seni Bali, diduga pun dilakukan festival di tingkat nasional. Sekian Banyak thn silam, waktu digelar festival lawak di Jakarta, pelawak Bali mengalami nasib apes.
Salah seseorang pelawak Bali masuk nominasi, tapi sayang, diwaktu berhadapan dgn pelawak Jakarta di final, pelawak Bali itu mendadak sakit perut & tak sanggup tampil.
Sebelum berlaga, dirinya mengaku pernah bersalaman bersama pelawak. “Saat itu, aku benar-benar teledor. Aku tak membentengi diri bersama kemampuan gaib, sebab aku pikir factor itu mustahil berlangsung di kota agung yg mengusung perdaban mutahir. Nyata-nyatanya, aku kecolongan,” tuturnya.
Ilmu pemungkem mampu dipakai utk maksud tersebut. Istilah pemungkem berasal dari kata bungkem, yg berarti bungkam, atau membungkam biar tak bergerak, berbuat, bicara & berpikir.
Ilmu pemungkem sebenarnya termasuk juga ilmu pengasih. Tetapi, sesudah dipadukan bersama kebolehan tertentu, mampu dipakai buat mencelakai orang.
“Semula, ilmu ini dipakai utk membungkam binatang seperti membungkam tawon, anjing, ular, & binatang buas yang lain supaya tak menyerang, atau menyakiti. Sesudah mengalami proses pengolahan, ilmu ini mampu diperlukan utk membungkam manusia, seperti membungkam nada supaya tak sanggup berkata.”ujar budayawan Bali, I.N.Suwarna.(asp)
9nagaasia
11:27 PM

![Validate my Atom 1.0 feed [Valid Atom 1.0]](valid-atom.png)