Wednesday, July 22, 2015
Ilmuan :Stephen Hawking Dukung Proyek Berburu Alien
Fisikawan terkemuka, Stephen Hawking, menyebut dukungannya kepada proyek berburu kehidupan alien di alam semesta ini.
Proyek yg bernama "breakthrough listen" ini dibuat oleh miliader asal Rusia, Yuri Milner, dgn mendonasikan duit segede US$100 juta atau setara Rp1,3 triliun.
Dilansir dari Sidney Morning Herald, Selasa 21 Juli 2015, Hawking mengungkapkan ilmu wawasan sudah menuturkan 'terang bintang', namun bukan bintang yg bersinar menerangi bumi.
"Di sebuah lokasi di alam semesta, kemungkinan ada kehidupan lain yg melihat kita. Telah waktunya utk berkomitmen utk menemukan jawaban tersebut. Kita mesti tahu," ucap Hawking, yg mengidap penyakit langka Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS).
Hawking mengungkapkan, teramat mengijinkan bila manusia tak hidup sendirian di alam semesta ini, maka dimanfaatkan suatu penelitian yg mampu mengungkap misteri tersebut.
"Sangat mungkin saja bahwa ada kehidupan di luar sana, namun kita belum mengetahuinya," imbuh laki laki yg kisah perjalanan hidupnya dijadikan film di The Theory of Everything ini.
Dikutip dari page BGR, diawal mulanya miliader Yuri Milner menyebut siap memberikan donasi se gede US$100 juta (Rp1,3 triliun) buat berburu alien.
Disebutkan, dana tersebut dipakai buat menyewa teleskop paling baik yg ada didunia tatkala 10 th ke depan. Nantinya, teleskop tersebut dipakai buat memindai tanda-tanda kehidupan di galaksi.
Sekian Banyak sarana astronomi yg dapat difungsikan tersebut, merupakan teleskop Green Bank & teleskop Parkes.
Direncanakan, Green Bank dapat sejak mulai beroperasi Januari 2016 & Parkes bergabung terhadap September 2016.
Salah satu pemimpin proyek, Astronomi Profesor Geoffrey Marcy dari University of California Barkeley, mengemukakan rasa senangnya disaat mendengar Parkes dapat ikut bergabung dalam berburu alien.
Parkes ketahuan yaitu salah satu teleskop radio paling baik didunia, dimana sempat membuat peristiwa dgn memberikan sinyal saluran tv dikala manusia perdana mendarat di bln kepada 1969 dulu.
"Itu (Parkes) amat inspiratif & itu amat serasi buat ditunjuk dalam penelitian ilmu wawasan," ungkap Marcy. (ren)

![Validate my Atom 1.0 feed [Valid Atom 1.0]](valid-atom.png)