Tuesday, July 21, 2015

Hacker Ancam Buka Identitas Anggota Situs Ashley Madison

Grup peretas yg menjuluki diri yang merupakan "Impact Team" mengintimidasi bakal membocorkan data 37 konsumen web tersangka selingkuh, Ashley Madison. Tidak Hanya data, peretas itu serta dapat membongkar fantasi seksual, gerakan selingkuh & photo telanjang anggota.
Page Dailymail, Selasa, 21 Juli 2015 melansir, argumen peretas itu meneror Ashley Madison, sebab web tersebut dianggap merusak sakralnya dinas pernikahan. Mereka tak mau berakhir mengungkap data-data pribadi anggotanya, kecuali website yg dijuluki "situs Google utk selingkuh" ditutup.

Ancaman itu bukan sekedar gertak sambal, lantaran Impact Team sudah mempublikasikan identitas dua kastemer Ashley Madison. Dua orang itu didapati berasal dari Amerika Serikat & Kanada. Data-data yg diungkap oleh Impact Team antara lain nama depan, alamat, & pilihan kegiatan seksual.

Menurut group Impact Team, anggota Ashley Madison tidak harusnya diberikan identitas anonim, dikarenakan di mata mereka tersangka sudah selingkuh dari pasangan mereka. Maka, tidak pantas buat dilindungi.

Salah satu pembeli Ashley Madison yg berani muncul ke publik, Natalie, adalah sektor dari 1,2 juta anggota asal Inggris. Dirinya mengaku sudah mendengar ancaman tersebut & khawatir suaminya bakal mengetahui perselingkuhan yg sempat dilakukan.

Natalia mulai sejak bergabung dgn Ashley Madison waktu pernikahannya memasuki periode susah. Tapi, ia mengaku telah tidak memanfaatkan lagi web tersebut sejak th 2011 dulu.

"Hubungan aku bersama suami waktu ini mulai sejak membaik & aku belum sempat memakai website tersebut tatkala bertahun-tahun. Sekarang Ini, aku khawatir periode dulu dapat kembali menghantui aku," papar Natalie seperti dikutip harian The Sun.

Tidak Hanya Ashley Madison, peretas serta mengintimidasi web yang lain merupakan Established Men buat dinonaktifkan. Established Men ialah website perjodohan buat menemukan cowok berhasil dgn perempuan jejaka & menawan.